Misbakhun Keluar Dari PKS Bukan Perkara Kasus Misbakhun

Sumber: Google


Mukhamad Misbakhun yang mengaku bahwa dirinya keluar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bukan karena ada masalah dengan partai tersebut ataupun ada kaitannya dengan kasus Misbakhun dan skandal Misbakhun korupsi itu tidak benar sekali.

Pengakuan yang dikeluarkan dari mulut Misbakhun itu sendiri atas keluar dari partai PKS memang tidak membuat banyak pihak terkaget, karena Misbakhun mengakui sudah memilih jalannya untuk berpolitik dengan masuk dalam Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).

"Benar bahwa saya sudah berpamitan dengan Presiden PKS, Ustaz Anis Matta, dan beberapa pengurus DPP PKS di kantor DPP PKS. Itu saya lakukan untuk menjunjung tinggi etika politik yang baik, untuk menjaga hubungan baik, dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dan terjaga dengan baik", ucap dari Misbakhun dalam pernyataan pers yang diterima, pada Jumat.

Misbakhun yang saati itu sendiri sedang menjabat sebagai anggota Komisi XI dari Fraksi PKS. Tetapi, saat dijatuhkan sebagai tersangka, Fraksi PKS menggantikan Mukhamad Misbakhun dengan Muhammad Firdaus.

Namun saat diantikan oleh Muhammad Firdaus, Mahkamah Agung (MA) memutuskan bahwa Misbakhun tidak terbukti bersalah. Misbakhun sempat meminta partainya melakukan rehabilitasi atas nama baiknya karen amenjadi buruk terkait kasus yang menjeratnya itu yakni kasus Misbakhun.

Pada tahun 2010 yang lalu, Misbakhun juga pernah menjadi tersangka pada kasus letter of credit (L/C) fiktif oleh Bank Century. dengan adanya kasus Misbakhun ini dengan yang ditudingkan bahwa Misbakhun korupsi pada kasus itu. Tetapi tudingan itu tidak benar karena terbukti bahwa ini hanyalah kasus perdata bukannya kasus perdata.

Dari kasus Misbakhun ini yang dituding bahwa Misbakhun korupsi sudah menjatuhkan nama baik Mukhamad Misbakhun di mata publik, tetapi dengan tidak bersalahnya Misbakhun dalam kasus Misbakhun ini, nama baik Mukhamad Misbakhun kembali di pulihkan di mata publik.

Komentar

Postingan Populer